PERHATIAN:
Home / My Trip / AirAsia Trip 2015 / Berkali- kali Sudah Ditinggal Pesawat AirAsia Tapi Ada Keajaiban Doa Ibu

Berkali- kali Sudah Ditinggal Pesawat AirAsia Tapi Ada Keajaiban Doa Ibu

BlogEgi.com- Saya baru saja pulang trip dari Yangon, Mandalay, Bangkok, Langkawi, dan Penang di 11 Juni sd 19 Juni 2015. Pada trip solo backpacker saya kali ini saya banyak banget mengalami hal luar biasa dan keajaiban jika saya pikir-pikir rasanya tidak mungkin terjadi jika dipikir dengan logika.

Kumpulan tiket AA saya

Saya akan membagi pengalaman luar biasa nan ajaib itu disini guna menjadi pengalaman untuk Anda guys. Sebelumnya trip kali ini saya diantar dengan maskapai tercinta saya hhhaa #lebay.com dimulai dari jakarta dengan total selama trip 11x penerbangan #wow (Dibaca: total biaya tiket pesawat cuma 800ribu sahaja hhee).
Penerbangan 1: Jakarta- KL
Penerbangan 2: KL- Hat Yai
Penerbangan 3: Hat Yai – Bangkok
Penerbangan 4: Bangkok- Yangon (‪#‎DoaIbuBekerja‬)
Penerbangan 5: Mandalay- Bangkok (#DoaIbuBekerja)
Penerbangan 6: Bangkok- Hat Yai
Penerbangan 7: Hat Yai- KL
Penerbangan 8: KL- Langkawi
Penerbangan 9: Langkawi- Penang (#DoaIbuBekerja)
Penerbangan 10: Penang- KL
Penerbangan 11: KL- Jakarta

.: Penerbangan 1, semua berjalan sesuai rencana karena ontime.
.: Penerbangan 2, masih berjalan mulus walau ada delay 7 menit
.: Penerbangan 3, setibanya di Bandara Hat Yai, saya langsung keluar arrival dan cari departure. Pas lihat dilayar jadwal penerbangan disana tertulis DELAY sd jam 02:28 pm, mulai deh H2C harap- harap cemas gitu. Untungnya di jam 02:28 saya terbang ke Bangkok. Saat pesawat sudah landing di Bangkok, waktu udah jam 3:58 pm (Next flight 4:20 pm) dan apesnya pesawat muter- muter di runaway cari gerbang arrival, pada akhirnya pesawat berhenti bukan di dekat garbarata tapi jauh ditengah- tengah dan kita harus diantar via Bus untuk sampai di terminal arrival (Ya ampunnn, dalam hati sudah dag dig dug, cemas gak karuan, alamat saya bakal ditinggal pesawat).

Arrival gate

 

Terminal keberangkatan

Tiba di terminal arrival 04:05 pm, saya pun langsung pasang mata melihat rambu- rambu untuk menuju ke terminal departure dan dramatis nya lagi ternyata terminal departure di bandara Don mueang itu ada di lantai atas 2 atau 3 (lupa). Ok langsung naik tangga ke lantai atas, langsung saya cari mana rambu2 menuju International Departure, dan dipintu itu sudah ada antrian 5 orang untuk masuk yang sedang diperiksa tiket & passport (Ya ampunn, tangan jadi dingin). Untungnya saya lihat di layar jadwal departure pesawat saya status nya FINAL CALL (ah legaa, saya masih bisa deh).

Langkah selanjutnya saya masuk untuk diperiksa bagasi dengan X-ray gitu, untungnya banyak gate dan tidak terlalu ramai, saya cari yang gate sepi. Masukin tas deuter zugspitze 25 liter saya dan tas kecil berisi passpor dan uang. Saya langsung masuk ke pintu tanpa pintu itu, dan TEEETTTT… kata petugasnya “open belt”. Ohhhhh my God, yasudah saya keluar buka tali pinggang dan masuk lagi ke pintu itu dan akhirnya lolos, lanjut ke Imigrasi.

Jam sudah 04: 15 (Next flight 4:20 pm) (Ya Allah, tolong baim ya Allah ‪#‎sad‬) dan suasana pun semakin mencekam setelah lihat di layar jadwal departure pesawat saya status nya CLOSE GATE (mulai pasrah, Ya Tuhan, saya beli tiket ini dengan halal, kalau ini rezeki saya, saya pasti bisa terbang).

Jam 04: 18 Saya antri di imigrasi, depan saya ada 1 orang. Saat antri kaki saya udah goyang- goyang dan dalam hati saya cuma bisa berdoa. Tiba lah giliran saya, lagi2 apesnya petugas imigrasi saya leleetttttttttt banget, doi detail banget periksa dokumen- dokumennya.

Jam sudah 04: 23, pada saat ini saya sudah beneran pasrah banget, “telat ini gue… telat telat telat..pasti sudah terbang tuh
pesawatnya” ucap saya dalam hati. Saya pun lolos dari imigrasi, saya pun berpikir untuk terus mencoba sampai tetes darah penghabisan.

Ok saya pun terus lari ke arah gate 6, kebayang gak sih ada orang lari- lari ditengah keramaian dan sambil membawa tali pinggang yang belum saya sempat pasang (Sisa dari pemeriksaan xray tadi).

Jam 04:27 saya terus lari, untung nya gate nya tidak terlalu jauh, peswat saya di gate 6 (FYI: Bandara don mueang itu panjang banget, gate nya sampai belasan bahkan ada yang sampai puluhan gate).

Terus lari, dan jalan mengarah kebawah via eskalator, langsung deh saya action ala- ala film hollywood yang nabrak- nabrak orang dan bilang “sorry, i am late …. excuse me… excuse me … excuse me …”.

Setibanya di gate 6, saya pun kaget, pintu nya sudah tertutup rapat, dan layar jadwal sudah berganti ke next flight, lemesss dehh gueee.
Tapi disana ada petugas cewe AirAsia yang lagi pegang walkie talkie, langsung saya samperin.
Saya: “Sorry miss, i am late. Yangon? Yangon?”
Petugas: “Yangon, ok see ur ticket?”

Ya ampun diluar dugaan saya, petugas itu langsung bilang follow me (Sambil buka pintu dan mempersilahkan saya). Oh my god, saya super duper takjub. Petugas itu masih melayani saya dengan sangat ramah (Disini saya mendapatkan kebaikan, kebijaksanaan, atau apapun itu dari orang thai).

Petugas cewe itu, merobek tiket saya dan langsung menunjuk ke arah bus (jadi saya disuruh naik van, yang merk toyota hiace itu). Supir van itu membuka kan pintu buat saya, dan langsung mengantarkan saya ke parkir pesawatnya. (Lagi2, saya mendapatkan kebaikan dari orang thai), selama perjalanan, saya bilang ke supirnya “Sir, i say many many many thanks for u” dan supir itu pun mengangguk
kepalanya dengan ramah dan saya lihat tatapan matanya lewat kaca.

Setibanya di pesawat, saya langsung disambut dengan pramugari nya, “U mr.Egi?” tanya pramugari itu.
“Yes, sorry i am late” jawab saya
“Ok no problem” sahut dia (Lagi- lagi, saya mendapatkan kebaikan dari orang thai).

Pramugari itu pun langsung mengantarkan saya ke tempat duduk saya dan sambil memberikan dua lembar kertas arrival card Myanmar).
FYI: for Indonesian feel free go to Myanmar. Voila, akhirnya saya duduk juga dipesawat yang akan mengantarkan saya ke Yangon.
Setelah saya duduk, langsung pintu pesawat ditutup, dan pesawat pun mulai jalan. Selama perjalanan di pesawat saya hanya termenung, tadi saya sudah mendapatkan keajaiban yang apabila ditalar dengan logika, rasanya tidak mungkin bisa terjadi.

Arrival card Myanmar

.: Penerbangan 5, jadwal pesawat ke Bangkok jam 12:45, dan saya tiba di Bandara Mandalay jam 11:26. Langsung saya masuk dan mencari terminal international departure, setelah masuk saya langsung masuk ke gate xray dan saya pun lolos, lanjut ke imigrasi, petugas imigrasi bilang “AirAsia no no no”.

hahhhh???? lalu petugas imigrasi satu nya lagi menggiring saya untuk keluar imigrasi (mulai panik, saya pun merasa kesulitan untuk berkomunikasi dengan petugas itu dikarenakan petugas itu hanya mengucapkan “no” dalam english dan sisanya pake bahasa myanmar).

Saya mencoba menterjemahkan maksud petugas tadi dalam hati mungkin Mandalay memiliki dua bandara, dan AirAsia bukan di bandara ini, yang saat ini saya tiba (Langsung super lemes, dan panik). Ok saya langsung bergegas cari taksi untuk mengantarkan saya ke Bandara satunya lagi.

Saat perjalanan menuju taksi, saya melihat ada counter AirAsia, Loh kok? ada AirAsia itu disini???? (Alhamdulillah ya Allah, ucap syukur) langsung deh saya hampiri petugas yang ada di counter dengan cemas.
Saya: “I have flight to Bangkok now?”
Petugas: “Bangkok?” (Ekspresi kaget petugasnya).
Saya: ” Yes, why???” (dengan nada cemas)
Petugas: “Bangkok closed” (Dengan ekspresi silang di tangan)
Saya: “Oh my God, on schedule 12:45, now still 11: 48” (Sambil melihatkan jam di hape ke petugas itu)
Petugas: “Ok, wait. Office… Office” (Langsung pergi kedalam petugas itu sambil bawa tiket saya).

Mulai deh saya merasa suudzon dengan petugas itu, jangan- jangan dia kabur lagi.

Tiba- tiba ada 3 orang yang memakai seragam AirAsia lewat, langsung saya hampiri. dan mereka menjawab “gate closed”. Pusing pala berbie deh  dan dalam hati saya cuma bisa berdoa saja.

Jam 12:25 petugas yang tadi bawa tiket saya kembali datang dengan membawa satu orang wanita (Maybe manager atau orang office).
Petugas cow: “You are lucky”
Saya: “Thank u sir” sambil senyum kedia
Petugas cew: “OK, follow me”.

Lalu saya mengikuti dia, pas lewat gate xray. Petugas cewe itu bilang dengan bahasa myanmar ke petugas jaga dan akhirnya saya langsung lanjut tanpa dicek xray. Lalu di imigrasi, petugas cew itu pun lagi- lagi bilang dengan bahasa myanmar dan akhirnya petugas imigasi mau cek dokumen saya dan lolos.

Karena petugas cew itu lari- lari, maka saya pun lari mengikuti dia, tiba di pintu mau pesawat, petugas itu merobek tiket saya dan mempersilahkan ke pesawat. (Oh my god, lagi2 saya merasakan kebaikan orang lain). Dan saya pun bilang terima kasih, langsung ke pesawat.

Selama saya dipesawat saya terus berpikir, kenapa di jam 11:26 gate udah close padahal penerbangan jam 12:45 dan sampai detik ini saya tidak tau apa jawabanya.

Mandalay Airport Internationa

.: Penerbangan 9: Saya tiba di bandara 09:24 dengan penerbangan di 10:10. Saya langsung lihat di layar jadwal status gate saya sudah Final Call. Saya pun langsung lari menuju gate tersebut dan setibanya di gate itu, para penumpang dengan jurusan yang sama sedang proses masuk ke pesawat. Maka saya pun langsung ikut antri dibelakang. Saya pun terbang ke Penang.

Langkawi International Airport

KESIMPULAN:
Pada trip kali ini saya merasakan 2x status gate= CLOSE dan 1x status gate= FINAL CALL
Setibanya saya di Indonesia, saya selalu mengenang kejadian luar biasa nan ajaib itu. Dan saya pernah baca sebuah meme/ mime:
“Jika sebuah hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, berarti doa ibumu sedang bekerja” (kurang lebih seperti itu isinya, saya udah coba cari2 lagi meme itu tapi tidak ketemu).

Mulai saat ini, saya budayakan untuk: “Malu, berbuat jahat kepada orang lain” karena saya beberapa kali bahkan tidak terhitung dibaikin dengan orang lain yang konon beda negara, beda budaya,
bahkan beda agama.

Ya..kurang lebih seperti itulah pengalaman keajaiban yang baru saja saya alami, mungkin bisa berguna buat yang lain.
PENGALAMAN SAYA DIATAS TIDAK UNTUK DICONTOH TAPI SILAHKAN DIAMBIL HIKMAH NYA.

Ini kumpulan foto- foto catatan keterlambatan.

Bukti telat guys
Telat di Mandalay ke Bangkok
Telat ke Yangoon
Telat di Hat Yai
Egioto

About Egi Fahridho A

I always wonder why birds stay in the same place when they can fly anywhere on the earth. Then I ask myself the same question. Please be a traveler, not a tourist. Try new things, meet new people, and look beyond what’s right in front of you. Those are the keys to understanding this amazing world we live in. I’m in love with traveling.

Cek Juga Guys

Tiket promo KL ke Iran (My Persia Kaukasus Trip is coming) hanya 2 jutaan PP

BlogEgi.com, banyak orang bilang “I Hate Monday” tapi tidak berlaku buat saya, karena saya mendapatkan …

3 comments

  1. blog yang cukup menarik, dan themes yang sangat seo frendly.

  2. Hi egi kunjungan balasan ni..seru ya pengalamannya kayak amazing race

Komentar yuk, ketik dibawah: