PERHATIAN:
Home / Oceania / Australia / Langkah proses mengurus visa Australia lewat VFS Global via JNE + panduan isi formulir 1419

Langkah proses mengurus visa Australia lewat VFS Global via JNE + panduan isi formulir 1419

BlogEgi.com, Bulan Mei saya ada trip ke Australia, tidak terasa hanya hitungan minggu lagi, berarti sudah tepat untuk segera mengurus visa nya guys. Berhubung saya sedang ada kerjaan di Batam (notabene semakin jauh dari Jakarta, gudang para Kedutaan), maka sempet terpikir untuk menggunakan jasa travel.

Travel yang pernah saya gunakan yaitu Dwidaya tour saat apply visa Jepang (baca disini), tapi sayangnya Dwidaya Tour belum ada cabang di Kota Batam, yaahhhhh…. karena kekeuh mau pake Dwidaya aja, saya coba tanya by phone, apa bisa dibantu dengan cara dikirim dokumen2 saya nya? Jawabannya, “bisa saja, tapi formulir 1419 harus tanda tangan basah, dan apa gak riskan mengirim dokumen asli Passpor?” sahut petugasnya. Iya juga sih ya guys, jika ada apa- apa saat pengiriman dokumen.

Yaudah minta bantuan via Dwidaya, pending dulu aja, saya coba searching travel agen di Batam yang bisa urus visa Australia. Hasilnya cukup banyak sih, yasudah saya coba hubungi:

  1. Balindo Tour: Rp 2.200.000
  2. Fantastik Tour: Rp 2.200.000
  3. Ananda Tour: Rp 1.750.000 (tertera di website) tapi jadi Rp 1.900.000 (setelah ditelpon)

Wow banget biaya pengurusan nya guys ~_~, sedangkan via Dwidaya Tour Rp 1.750.000. Setelah dipikir- pikir rasanya sayang aja dengan harga selisih ratusan ribu hanya untuk minta bantuan travel di Batam, mending dokumen saya kirim ke Dwidaya cabang Jakarta, dengan biaya 30 ribu kurang via JNE YES.

Dasar manusia ya guys, di hati ini rasanya masih penasaran, apa ada cara lain selain dua opsi diatas, saya coba korek- korek informasi di situs VFS Global (FYI: semua berkas apply visa Australia se Indonesia akan dihandle oleh VFS Global, baru diteruskan ke Kedutaan Australia). Saya akses di http://www.vfsglobal.com/Australia/Indonesia/, ternyata dan ternyata guys VFS Global punya fasilitas layanan tambahan yaitu: bisa menerima dokumen atau mengirim dokumen via kurir. Woowww #thanksGod.

Nih saya screenshoot, biar lebih jelas tentang fasilitas layanan tambahan itu guys:

Saya pun sangat tertarik guys karena biaya pengurusan langsung di VFS Global untuk visa Australia adalah: Rp 1.410.000 + biaya layanan VFS Rp 158.000 + (Rp 50.000 x 2 biaya layanan tambahan penjemputan dan pengiriman dokumen) = Rp 1.668.000 (hemat Rp 142.000).

Saya langsung bertanya tentang fasilitas itu via telepon VFS Global resminya di: 021- 3041 8700 (Jam kerja: Senin – Jumat, 09.00 WIB – 17.00 WIB, kecuali hari libur).

Setelah ditelpon, informasi yang saya dapat ternyata berbeda guys, menurut call center nya, saya diperbolehkan mengirim langsung dokumen via jasa kurir kepercayaan saya, karena jika menggunakan jasa kurir mereka prosesnya bisa 1 mingguan (baru pickup dokumen nya saja loh guys). Dalam bayangan saya, jika via JNE YES Batam ke Jakarta itu Rp 24.000 berarti saya bisa berhemat lagi ya kan hhhhaaa. Dan ada kabar baiknya lagi guys, bahwa passport asli milik saya TIDAK PERLU dilampirkan alias dikirim karena cukup difoto copy full saja guys. Oke fix fix fix saya urus sendiri aja dan dokumen langsung saya kirim.

Adapun syarat yang saya lampirkan dengan pekerjaan sebagai owner:

  1. Copy full passport dengan kriteria: fotocopy passport dari halaman pertama, belakang, dan hingga halaman yang ada stempel+ visa negara lain. Foto copy tidak dipotong kecil, harus 1 halaman dengan kertas A4 dan tidak boleh pakai kertas bekas dan bolak-balik serta diurutkan berdasarkan halaman asli pada passport.
  2. Formulir 1419: as tourist edisi terbaru  Februari 2017, silahkan download disini, lengkap ditandatangani sebanyak 3x.
  3. Pas foto terbaru: 1 lembar saja dengan ukuran 4,5cm x 3,5 cm (harus full tampak wajah) dengan latar warna bebas (kalau saya warna putih) dan langsung ditempel di formulir 1419.
  4. Surat sponsor: dari orang tua atau perusahaan, kalau saya dari ortu lengkap dengan materai Rp 6000, download (tinggal ganti kepadanya menjadi: VISA SECTION of EMBASSY of Australia, Jakarta).
  5. Copy SIUP, dan TDP
  6. Copy rekening tabungan 3 bulan terakhir: saya print langsung dari eStatement bulanan, karena estatement Cimb Niaga lengkap ada informasi kapan saya join, dll.. jadi saya tidak melampirkan surat referensi (lumayan kan hemat Rp 50 ribu)
  7. Copy estatement: tagihan kartu kredit 1 bulan terakhir, ini hanya sebagai penguat saja guys.
  8. Copy akta kelahiran, kartu keluarga, EKTP, NPWP, dan ID Card name tag.
  9. Itinerary: format file dapat didownload.
  10. Tiket pesawat PP dari dan ke Indonesia/ Australia.
  11. Tiket hotel selama di Australia dari booking.com.
  12. Bukti transfer biaya layanan VFS Rp 158.000 (nanti saya jelasin dibawah)

Nih guys, penampakan dokumen saya:

Syarat visa Australia itu terbilang tidak mumet sih guys karena tidak perlu melampirkan asuransi seperti urus visa Schengen.

Karena opsi yang saya pilih adalah mengirimkan dokumen langsung ke kantor VFS Global via JNE YES, maka sebelum proses pengiriman dokumen, harus sudah melakukan pembayaran biaya layanan VFS sebesar Rp 158.000 ke rekening resmi VFS Global:

BankStandard Chartered, atas nama: PT. VFS Services Indonesia, no rek: 30601430686

Setelah itu, print bukti pembayaran nya dan lampirkan pada dokumen lainnya untuk segera dikirim guys. Nah biar gak salah, saya rinci dan urutkan kembali list dokumen nya untuk dimasukan kedalam sebuah amplop besar seperti gambar dibawah ini guys:

Lalu, dokumen dikirim ke alamat VFS Global:

Jika dilihat pada google maps, terletak disini:

Maka dokumen apply visa Australia siap dikirim via JNE YES. Hah? cuma gitu aja langkahnya? lalu gimana dengan pembayaran visanya? Cerdas pertanyaan nya. Untuk opsi pengiriman dokumen via jasa kurir maka pembayaran visa nya hanya via kartu kredit saja guys sebesar AUD 135.

Silahkan isi data kartu kreditnya di Part L- Payment details pada formulir 1419 serta jangan lupa ditanda tangani dibawahnya, lihat contoh isian saya guys, fokus dan isi semua yang saya beri tanda panah merah:

Keterangan gambar:

  • visa subclass 600 artinya apply visa as tourist.
  • Harga AUD 135 per orang per passport per sekali ajukan

Alurnya begini: jika dokumen kita sudah diterima VFS Global maka pihak Kedutaan akan memotong langsung dari data kartu kredit itu guys, namun sebaliknya jika gagal bayar, pihak kedutaan akan menelpon untuk validasi pembayaran nya.

Enaknya lagi, jika visa kita granted alias approved, maka visa akan dikirim langsung ke email kita, maka tugas kita hanya print visa nya serta dibawa saat keberangkatan, so simple as that guys, lagi- lagi hemat pengiriman dokumen hhhaa. Sekarang jadi terjawab kan kenapa passport asli tidak perlu disertakan? ^_^. Lalu kenapa kalau via travel agent, mewajibkan melampirkan passport asli? hhaaa kalau itu silahkan tanya pada rumput bergoyang #jokes ^_^.

Ini pengalaman saya, berkas saya kirim tanggal 11 April, lalu saya tracking di JNE bahwa tanggal 12 April dokumen saya sudah sampai, dan tanggal 13 April nya ada notif SMS dari kartu kredit bahwa ada transaksi sebesar AUD 136,32 dan ada keterangan: DEPARTEMENT of IMMIGRAT BELCONNEN AUS. Nah berarti dokumen saya sudah ada di kedutaan Australia.

Dan ini billing tagihan kartu kredit saya untuk pemotongan biaya visa, sayangnya kurs AUD sedang diatas 10ribuan guys ~_~.

Per tanggal 13 April ini saya belum mendapatkan email notifikasi dari VFS Global yang menyertakan no VLN untuk melacak proses dokumen kita di situs VFS Global. Saya tunggu di senin nya aja karena tgl 14 April tanggal merah. Tepat di Senin, 17 April saya telah mendapatkan no VLN saya.

Rincian pengeluaran apply visa Australia saya:

Alhasil saya hemat Rp 640.000 dari Balindo tour dan Fantastik tour,

hemat Rp 340.000 dari Ananda tour,

hemat Rp 250.000 dari Dwidaya tour, dan

hemat Rp 8.000 dari  yang ajuin datang langsung ke kantor VFS Global (standar nya Rp 1.410.000 + Rp 158.000).

Silahkan akses http://www.vfsglobal.com/Australia/Indonesia/track-application.html untuk lacak aplikasi, saya input no vln dan tanggal lahir.

Ternyata bener, dokumen saya sudah masuk dalam antrian, menurut informasi pada website proses membutuhkan waktu 15 hari kerja guys, yah tinggal menunggu aja sekarang dan sambil berharap visa saya GRANTED, amin.

Yang males dalam apply visa Australia adalah mengisi formulirnya itu loh guys ckckckck, serasa nyusun skripsi deh beneran loh hikz hikz, bayangin formulir 1419 itu tebelnya 17 halaman. Tapi tenang, saya ada referensi blog lengkap yang bahas mengenai cara mengisinya, silahkan kunjungi di BackpacStory.me disana dibahas detail, saya juga belajar dari blog itu, thanks mas Ariev.

UPDATE 24 April

Saya mendapatkan email yang menyatakan bahwa visa saya GRANTED guys, Alhamdulillah. Jika dihitung total proses visa saya (13 April sd 24 April) adalah 6 hari kerja, karena banyak tanggal merahnya guys.

Egioto

About Egi Fahridho A

I always wonder why birds stay in the same place when they can fly anywhere on the earth. Then I ask myself the same question. Please be a traveler, not a tourist. Try new things, meet new people, and look beyond what’s right in front of you. Those are the keys to understanding this amazing world we live in. I’m in love with traveling.

Cek Juga Guys

Pengalaman memesan dan menggunakan UBER di India

BlogEgi.com, Transportasi di India? itulah yang ada dibenak saya ketika membayangkan ngetrip di India, tapi …

12 comments

  1. Thanks bang, sangat membantu. cuma mau tanya beberapa aja:
    1. print form 1419 nya bolak balik gak?
    2. fotocopy paspornya maksudnya full itu semisal paspor saya paspor 48 halaman. trus difotocopy dari halaman 1 sampai 48 begitu (jadi 24 lembar A4) gitu?

    Mohon maaf kalau pertanyaannya katro* sekali. Harap maklum baru mau pertama ke LN, hehehe

    • Hi Dws,
      1. JANGAN, print masing2 saja
      2. iya copy full tapi hanya yang ada isinya aja, kalau masih polos, tidak perlu. Betul, kalau ada 48 hal berarti jadi 24++ hal karena depan dan belakang juga ya, tapi inget bukan cover nya ya.

  2. Infonya jelas banget mas!
    Ohya mau tanya, ada minimun saldo gak ya, untuk rekening yang disertakan?

    Thankyou

  3. THANK YOU BROOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO……membantu banget dan jelas step by step 🙂

  4. Terimakasih ya informasinya sangat membantu . Mas Egi saya mau tanya , waktu apply visa ini , fotokopi passport nya di legalisasi atau tidak?

  5. Jika pembayaran melalui kartu kredit, nomor 3 digit belakang perlu dimasukkan tidak ?
    Terima kasih

Komentar yuk, ketik dibawah: